Bugissulsel

akurat dan terpercaya

  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

    70 Jemaah Meranti Disiapkan Jadi Pembadal Lontar Jumrah di Mina

    Bugissulsel.id
    20 Mei 2026, 02.46 WIB Last Updated 2026-05-19T18:49:16Z


    Mekah, Bugissulsel.id – Tim Pemandu Haji Kabupaten Kepulauan Meranti menyiapkan 70 orang pembadal untuk membantu pelaksanaan lontar jumrah bagi jemaah calon haji (JCH) yang sakit, lanjut usia (lansia), dan kategori risiko tinggi (resti) saat puncak ibadah haji di Mina.

    Langkah itu dilakukan sebagai bentuk pelayanan dan upaya menjaga kesehatan serta keselamatan jemaah selama fase Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).

    Koordinator Tim Pemandu Haji Meranti, H Mustafa, mengatakan pihaknya telah melakukan pendataan terhadap jemaah yang dinilai sehat, mandiri, dan mampu untuk membantu proses badal lontar jumrah.

    “Untuk melontar jumrah, kami sudah mendata sebanyak 70 jemaah sehat, mandiri, dan mampu untuk membantu membadalkan jemaah sakit, lansia, dan resti,” ujar H Mustafa di Mekah, Selasa (19/5).

    Dia menjelaskan, data tersebut telah diusulkan kepada ketua kloter agar para jemaah tersebut dapat ditetapkan sebagai pembadal resmi saat pelaksanaan lontar jumrah di Mina.

    Tim Pemandu Haji Meranti terdiri dari H Mustafa, dr H Misri Hasanto, Indawati, dan Wulandari.

    Selain mendampingi jemaah saat umrah wajib dan umrah sunah, tim juga terus memantau perkembangan kondisi jemaah menjelang puncak ibadah haji.

    Untuk memaksimalkan koordinasi, tim menggelar rapat khusus bersama ketua rombongan, ketua regu, dan para pendamping di Hotel Tilal Al Ghadeer, Mekah, Selasa siang waktu Arab Saudi.

    Rapat tersebut membahas validasi data jemaah hingga mekanisme penyampaian informasi kepada seluruh anggota rombongan.

    Ketua Bimbingan Ibadah (Bimbad), Dr Hj Yuliarti, mengapresiasi langkah Tim Pemandu Haji Meranti yang dinilai aktif membantu kebutuhan jemaah di Tanah Suci.

    “Saya sangat mengapresiasi seluruh tim pemandu dan jemaah Meranti yang berinisiatif membantu sesama jemaah dalam beribadah di Tanah Suci. Kehadiran tim ini sangat membantu dan layak dicontoh daerah lain,” katanya.

    Dalam skema yang disiapkan, jemaah sakit, lansia, dan resti akan langsung diberangkatkan ke hotel di Mekah setelah wukuf di Arafah melalui skema murur.

    Sementara jemaah yang sehat dan mandiri akan melanjutkan perjalanan ke Muzdalifah untuk mabit sebelum menuju Mina guna melaksanakan lontar jumrah sekaligus membadalkan jemaah yang tidak mampu melontar secara langsung.

    Pada musim haji 2026 ini, pemerintah Arab Saudi juga menerapkan kebijakan murur dan tanazul untuk mempermudah pelayanan bagi jemaah sakit, lansia, dan risiko tinggi.

    Selain itu, Tim Pemandu Haji Meranti juga menyiapkan mobil golf untuk membantu pelaksanaan tawaf ifadah dan sa’i bagi jemaah yang membutuhkan.

    dr H Misri Hasanto mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola Masjidil Haram terkait fasilitas tersebut.

    “Kami sudah berkoordinasi dengan pengelola Masjidil Haram agar pelayanan kepada jemaah Meranti, khususnya yang sakit dan lansia, dapat berjalan maksimal,” ujarnya.





    Penulis: Dr. H. Misri Hasanto 
    Editor: A.Cakra
    Komentar

    Tampilkan

    • 70 Jemaah Meranti Disiapkan Jadi Pembadal Lontar Jumrah di Mina
    • 0

    menu atas