Makkah, Bugissulsel.id – Ketua LAKAM DPD Pesisir Selatan, dr H Misri Hasanto, mengingatkan jemaah haji Indonesia agar mewaspadai ancaman heat stroke dan dehidrasi saat pelaksanaan Armuzna di Arab Saudi.
Dr Misri yang tergabung dalam Kloter 06 Batam menyampaikan imbauan itu di Hotel Tilal Al Ghadeer, Makkah, Minggu (24/5), menjelang keberangkatan jemaah menuju Arafah.
Ia mengatakan suhu ekstrem di Armuzna diperkirakan mencapai 48 hingga 49 derajat Celsius, sehingga berpotensi membahayakan kondisi kesehatan jemaah, khususnya lansia dan penderita penyakit bawaan.
“Cuaca sangat panas, sehingga jemaah harus benar-benar menjaga kondisi tubuh agar tidak mengalami heat stroke maupun dehidrasi,” ujarnya.
Menurut dr Misri, jemaah dianjurkan memperbanyak minum air putih, mengonsumsi oralit, serta menggunakan alat pelindung diri seperti masker dan payung saat berada di luar tenda.
Selain itu, jemaah juga diminta mengurangi aktivitas di bawah terik matahari dan tidak memaksakan diri selama menjalani rangkaian ibadah Armuzna.
Imbauan serupa turut disampaikan petugas kesehatan Kloter 06 Batam, dr Azhar Efendi Daulay.
Dalam pengarahan terakhir sebelum Armuzna, ia meminta jemaah rutin minum air putih minimal 200 cc setiap jam untuk mencegah kekurangan cairan tubuh akibat suhu panas ekstrem di Arab Saudi.
“Kurangi aktivitas di luar tenda dan jangan lupa membawa obat-obatan pribadi, terutama obat hipertensi dan diabetes,” katanya.
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Kloter M Mahbub, Ketua Bimbad Dr Hj Yuliharti, petugas kesehatan, ketua regu, ketua rombongan, serta ratusan jemaah haji lainnya.
Ketua Bimbad Dr Hj Yuliharti mengatakan seluruh jemaah dijadwalkan berangkat menuju Arafah pada Senin pagi pukul 07.00 WAS untuk melaksanakan puncak ibadah haji atau wukuf.
“Insya Allah besok pagi seluruh jemaah mulai bergerak menuju Arafah,” ujarnya.
Penulis: Dr. Misri Hasanto Editor: A.Cakra |


