![]() |
| Dari kiri Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle, Bupati Soppeng Suwardi Haseng, dan PJ Sekda Soppeng. (Foto; Ist). |
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Soppeng, Selasa (12/5) kemarin, itu dirangkaikan dengan HLM Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) serta Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).
Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, mengatakan pelaksanaan HLM TPID tersebut merupakan tindak lanjut dari HLM TPID tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang sebelumnya digelar di Kantor Gubernur Sulsel.
“Alhamdulillah, kondisi harga kebutuhan pokok di Kabupaten Soppeng hingga saat ini relatif terkendali dan stabil,” kata Suwardi.
Menurut dia, pemerintah daerah melalui TPID terus melakukan berbagai langkah pengendalian inflasi, antara lain pemantauan harga dan stok pangan secara berkala, pelaksanaan rapat koordinasi TPID, menjaga ketersediaan bahan pokok, hingga operasi pasar murah menjelang hari besar keagamaan nasional.
Selain itu, sidak ke pasar dan distributor juga rutin dilakukan guna mencegah penimbunan barang serta menjaga stabilitas distribusi pangan di Kabupaten Soppeng.
Ia juga mengapresiasi dukungan Forkopimda, DPRD, Bulog, BPS, dan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait atas sinergi yang terus dibangun dalam menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi daerah.
Selain membahas pengendalian inflasi, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan HLM TP2DD sebagai bagian dari percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).
Transformasi transaksi pemerintah dari sistem tunai menjadi non tunai dinilai sebagai langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, transparan, dan terintegrasi.
Suwardi juga mengajak masyarakat mendukung transaksi non tunai dalam pembayaran pajak, retribusi, maupun pelayanan publik lainnya.
Pemerintah daerah, lanjut dia, juga terus mendorong program TPAKD melalui fasilitasi akses keuangan bagi UMKM, program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR), serta perluasan layanan keuangan digital di tengah masyarakat.
Sementara itu, Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle, menegaskan bahwa pengendalian inflasi merupakan salah satu indikator penting dalam penilaian kinerja pemerintah daerah sekaligus bagian dari program strategis nasional.
Menurut dia, pertemuan HLM TPID sangat penting karena membahas langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari stabilitas harga, ketersediaan bahan pokok, hingga kelayakan konsumsi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha.
Dia juga mengajak masyarakat memanfaatkan halaman rumah maupun halaman perkantoran untuk menanam cabai dan bawang merah sebagai langkah antisipasi terhadap potensi inflasi.
“Gerakan menanam mandiri ini diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menekan potensi kenaikan harga di pasaran,” ujarnya.
Editor: A.Cakra/Red |


