Batam, Bugissulsel.id – Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Wahyu Wahyudin, menyerap langsung aspirasi masyarakat saat menggelar reses di Tanjung Piayu Laut, Kota Batam, Selasa (28/4) malam.
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan berbagai persoalan mendasar yang masih mereka hadapi, terutama terkait ketersediaan air bersih dan penerangan jalan.
Dua kebutuhan ini dinilai sangat mendesak karena berdampak langsung pada aktivitas harian serta keamanan lingkungan.
“Air bersih dan lampu jalan ini sangat kami butuhkan. Kondisinya sudah lama seperti ini,” ungkap salah seorang warga dalam dialog tersebut.
Selain itu, kelompok ibu-ibu majelis taklim juga menyampaikan harapan adanya bantuan seragam untuk menunjang kegiatan keagamaan yang rutin dilakukan di lingkungan mereka.
Aspirasi lain datang dari warga yang masih menempati rumah tidak layak huni.
Mereka berharap adanya program perbaikan rumah guna meningkatkan kualitas tempat tinggal.
Sementara para nelayan mengeluhkan belum adanya bantuan alat tangkap ikan yang bisa mendukung aktivitas mereka.
Tak hanya itu, warga juga mengusulkan pembangunan pagar lapangan voli, pembenahan tempat pemakaman umum, hingga penyediaan fasilitas pendidikan anak usia dini (PAUD).
Akses pendidikan dasar dinilai penting untuk menunjang masa depan anak-anak di wilayah tersebut.
Menanggapi hal itu, Wahyu Wahyudin menyatakan seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi perhatian dan akan diperjuangkan melalui jalur yang ada.
“Semua masukan ini kami tampung dan akan kami dorong dalam pembahasan program pembangunan daerah,” ujarnya.
Namun demikian, ia juga mengakui kondisi anggaran daerah saat ini masih terbatas akibat kebijakan efisiensi.
Karena itu, realisasi program akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas.
Meski begitu, Wahyu menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat agar dapat direalisasikan secara bertahap.
Penulis: Nursalim Turatea Editor: A.Cakra |


