Mekkah, Bugissulsel.id – Kegiatan city tour dan ziarah ke Kota Thaif yang dirangkaikan dengan pengambilan miqat umrah sunat di Masjid Qarn Al-Manazil memberikan pengalaman berkesan bagi jamaah umrah.
Hal tersebut disampaikan pimpinan rombongan, dr H Misri Hasanto SH M.Kes, Rabu (3/6/2026).
Menurut Misri, Kota Thaif merupakan salah satu kota bersejarah di Arab Saudi yang memiliki kaitan erat dengan perjalanan dakwah Rasulullah SAW. Namun, kota tersebut masih jarang menjadi tujuan kunjungan jamaah haji maupun umrah.
"Kurangnya informasi membuat banyak jamaah belum mengetahui pentingnya Kota Thaif dalam sejarah Islam," ujarnya.
Dalam sejarah Islam, Thaif dikenal sebagai salah satu lokasi yang pernah dikunjungi Rasulullah SAW pada tahun ke-10 kenabian atau yang dikenal sebagai Tahun Kesedihan (Aamul Huzn).
Saat itu, Rasulullah SAW baru saja kehilangan dua sosok yang sangat berpengaruh dalam perjuangan dakwah Islam, yakni istrinya Siti Khadijah RA dan pamannya Abu Thalib bin Abdul Muthalib.
Selain itu, umat Islam juga menghadapi tekanan dan pemboikotan dari kaum Quraisy yang membuat kondisi dakwah semakin berat.
Dengan harapan mendapatkan dukungan baru, Rasulullah SAW melakukan perjalanan ke Thaif untuk menyampaikan ajaran Islam kepada masyarakat setempat.
Namun, dakwah yang disampaikan justru mendapat penolakan. Bahkan, Rasulullah SAW mengalami perlakuan tidak menyenangkan dan dilempari batu oleh sebagian penduduk Thaif.
Kini, jejak perjuangan Rasulullah SAW tersebut menjadi salah satu destinasi ziarah yang dapat dikunjungi jamaah haji dan umrah dari Kota Mekah.
Dalam perjalanan tersebut, jamaah juga berkesempatan mengambil miqat umrah sunat di Masjid Qarn Al-Manazil sebelum kembali ke Mekah.
Rombongan yang dipandu dr H Misri Hasanto SH M.Kes bersama H Fauzan itu diikuti hampir 100 jamaah.
Setibanya di Masjid Qarn Al-Manazil menjelang matahari terbenam, para jamaah mengaku menikmati suasana yang indah dan penuh kekhusyukan.
"Kami sangat senang dan bahagia. Perjalanan ini memberikan pengalaman spiritual yang tidak terlupakan," kata Herges, salah seorang jamaah peserta city tour.
Penulis: Dr. H. Misri Hasanto Editor: A.Cakra |


