![]() |
| Kantor Disdukcapil Kabupaten Soppeng. (Foto: Ist). |
Akibat gangguan tersebut, puluhan warga yang datang untuk mengurus dokumen kependudukan terpaksa menunda keperluannya karena sistem pelayanan tidak dapat diakses.
Sejumlah warga mengaku telah menunggu sejak pagi hari. Namun, hingga siang, pelayanan belum juga berjalan normal.
"Yang kami butuhkan hanya pelayanan yang lancar. Kami datang jauh-jauh untuk mengurus dokumen, tetapi sistem tidak bisa digunakan," ujar Kama, salah seorang warga.
Menurut informasi yang dihimpun, gangguan terjadi pada sistem akses layanan administrasi kependudukan sehingga seluruh proses pelayanan tidak dapat dilakukan.
Kondisi tersebut memicu keluhan masyarakat karena dokumen kependudukan menjadi kebutuhan penting untuk berbagai urusan, mulai dari layanan sosial, pendidikan, hingga perbankan.
Kama menilai pelayanan publik seharusnya tetap berjalan meskipun terjadi pergantian jabatan atau dinamika internal di lingkungan birokrasi.
"Jangan sampai masyarakat yang menjadi korban. Pelayanan dasar harus tetap tersedia," katanya.
“Kami berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat untuk memulihkan sistem agar pelayanan kepada masyarakat kembali normal,” pungkasnya.
Editor: A.Cakra |


