Soppeng, Bugissulsel.id – Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle, kembali meninjau pembangunan Sekolah Rakyat (SR) 64 Soppeng, Senin (15/6).
Kunjungan itu dilakukan bersama Kepala SR 64 Soppeng, Erni Erjilla, untuk memastikan kesipan sekolah menjelang rencana pemindahan peserta didik ke gedung permanen pada Juli 2026 mendatang.
Dalam peninjauan itu, Selle menerima laporan bahwa progres pembangunan fisik sekolah telah mencapai sekitar 80 persen.
Ia mengaku optimistis proyek yang dikerjakan PT Waskita Karya tersebut dapat rampung sesuai target yang telah ditetapkan.
"Saya melihat progresnya sangat baik. Ada percepatan pekerjaan yang cukup signifikan dibandingkan saat kunjungan sebelumnya," kata Selle.
Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi indikator positif bahwa pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Soppeng berjalan sesuai rencana.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa sisa pekerjaan hars terus dikebut mengingat waktu pemindahan siswa ke gedung permanen semakin dekat.
Selle mengatakan, pemerintah daerah ingin memastikan seluruh aspek pendukung sekolah telah siap saat proses pemindahan peserta didik dilakukan.
Karena itu, selain memantau pembangunan fisik bangunan, pihaknya juga menyoroti kesiapan sarana dan prasarana penunjang lainnya.
"Kami tidak hanya melihat bangunannya. Yang juga penting adalah kesiapan fasilitas belajar, perlengkapan asrama, dan sarana pendukung lainnya agar sekolah bisa langsung beroperasi saat ditempati," ujarnya.
Orang nomor dua di Soppeng ini menjelaskan , Kementerian Sosial menargetkan peserta didik Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia mulai menempati gedung permanen pada 11 Juli 2026, termasuk SR 64 Soppeng.
Target tersebut, kata Selle, menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kabupaten Soppeng sehingga pengawasan terhadap pembangunan terus dilakukan.
"Kami ingin memastikan semua berjalan sesuai jadwal. Jangan sampai bangunannya selesai tetapi fasilitas pendukung belum siap digunakan," katanya.
Selle menambahkan, keberadaan Sekolah Rakyat merupakan program strategis pemerintah yang diharpkan mampu memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Karena itu, seluruh pihak yang terlibat diharapkan tetap menjaga komitmen dan koordinasi hingga proyek tuntas sepenuhnya.
"Kami optimistis pembangunan ini selesai tepat waktu. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, maka siswa sudah bisa menempati gedung permanen pada Juli mendatang dan kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan lebih maksimal," pungkasnya.
Editor: A.Cakra/Red* |


