Makassar, Bugissulsel.id – Identitas wanita yang ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah kos rumah panggung di Jalan Mannuruki, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, akhirnya terungkap.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui bernama Alda Nurul Alfiah (24), seorang ibu muda yng ditemukan tidak bernyawa di rumah kos yang ditempatinya bersama keluarga pada Minggu (14/6) malam.
Perempuan tersebut diduga mnjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh suaminya sendiri, Suharmin (21).
Dia merupakan pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Peristiwa itu mengundang perhatian warga sekitar setelah polisi mendatangi lokasi usai menerima laporan adanya penemuan mayat di rumah kos tersebut.
Petugas kemudian memasang garis polisi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dari kerumunan warga yang berdatangan.
Tim Inafis Polrestabes Makassar bersama Dokpol Biddokkes Polda Sulawesi Selatan selanjutnya melakukan olah TKP guna mengumpulkan bukti-bukti yang berkaitan dengan kasus tersebut.
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti , di antaranya sebilah pisau yang diduga digunakan untuk melukai korban, telepon seluler, serta pakaian milik Alda.
Tak lama setelah kejadian, polisi berhasil mengamankan Suharmin yang diduga sebagai pelaku pembunuhan.
Melansir dari BeritaSatu.com Senin (15/6), Ketua RT setempat, Muzakar, mengungkapkan pasangan suami istri tersebut telah tinggal di rumah kontrakan itu kurang dari satu tahun.
Menurut Muzakar, keduanya juga telah memiliki seorang anak.
Meski tinggal di lingkungan tersebut , pasangan itu dikenal tertutup dan jarang berbaur dengan warga sekitar.
Sementara itu, penyidik masih mendalami motif di balik dugaan pembunuhan tersebut dengan memeriksa terduga pelaku dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Jenazah Alda telah dievakuasi ke Instalasi Forensik Biddokkes Polda Sulawesi Selatan untuk menjalani visum.
Korban ditemukan mengalami luka pada bagian leher yang diduga akibat senjata tajam.
"Belum ada yang tahu apa masalahnya sampai dia bunuh, karena tetangga kamarnya pun tidak ada yang dengar ada perkelahian atau ada pembunuhan di sampingnya," ujar Muzakar.
Editor: A.Cakra/Red* Sumber: BeritaSatu.com |


