Pekanbaru, Bugissulsel.id – Ketua Garsus 08 Riau dr H Misri Hasanto, mengajak masyarakat menjadikan peringatan Hari Kartini sebagai momentum memperkuat peran perempuan dalam pembangunan bangsa.
Ia mengatakan, setiap 21 April bangsa Indonesia mengenang jasa Raden Ajeng Kartini sebagai tokoh pelopor emansipasi perempuan yang lahir di Jepara pada 1879.
Menurut dia, Kartini yang berasal dari kalangan priyayi mampu menghadirkan pemikiran maju di tengah keterbatasan akses pendidikan dan ruang sosial bagi perempuan pada masa itu.
“Melalui pemikiran dan karya tulisnya, Kartini mendorong kesetaraan dan membuka peluang pendidikan bagi perempuan,” katanya di Pekanbaru, Rabu (22/4).
Gagasan Kartini yang dihimpun dalam buku Habis Gelap Terbitlah Terang menjadi tonggak perubahan sosial hingga ia dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.
Misri menilai, perjuangan tersebut kini membuahkan hasil dengan semakin terbukanya kesempatan bagi perempuan untuk berperan di berbagai sektor.
Dia menekankan bahwa perempuan Indonesia saat ini memiliki peluang yang sama dengan laki-laki untuk berkembang, sehingga perlu terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan dan pemberdayaan.
“Setiap perempuan memiliki potensi menjadi Kartini masa kini dengan terus belajar, memperbaiki diri, serta berani menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, peringatan Hari Kartini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam membangun peradaban bangsa.
“Perempuan adalah pilar negara dan kemajuan suatu bangsa,” katanya.
Penulis: Dr. H. Misri Hasanto Editor: A.Cakra |


