Bukittinggi, Bugissulsel.id – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Sidik Jari bakal menggelar pelatihan mediasi pada 16 Mei 2026 untuk umum dengan jumlah peserta dibatasi di Hotel Dymens, Kota Bukittinggi.
Panitia penyelenggara, Nandra Hendra, mengatakan pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam menyelesaikan sengketa secara damai di luar pengadilan.
“Mediasi merupakan alternatif penyelesaian perkara yang lebih efektif dan berkeadilan,” ujar pemateri yang juga Ketua Umum DPP LAKAM, Azwar Siri, Rabu (22/4).
Dalam pelatihan ini, peserta akan mendapatkan materi terkait teknik negosiasi dan mediasi, sekaligus memperoleh sertifikat mediator.
Selain itu, peserta juga berpeluang membuka praktik sebagai mediator profesional.
Materi yang disampaikan juga mencakup pembentukan kepribadian mediator berbasis P4M, seperti berpikir ke depan, bersikap positif, terbuka terhadap ide baru, serta memiliki empati dalam memahami para pihak yang bersengketa.
Tak hanya itu, peserta juga akan dibekali kecakapan penting, di antaranya kemampuan mengendalikan diri, menciptakan suasana kondusif, hingga membantu para pihak melihat persoalan dari berbagai sudut pandang dan mengidentifikasi potensi risiko.
Panitia menyebutkan, minat terhadap pelatihan ini cukup tinggi sehingga kuota peserta dibatasi.
Bagi yang ingin mendaftar, dapat menghubungi panitia melalui WhatsApp di nomor 081374045464.
Penulis: Dr. H. Misri Hasanto Editor: A.Cakra |


