Pesisir Selatan, Bugissulsel.id – Prosesi Batagak Pangulu Suku Kampai Kaum Datuak Rajo Mangkuto di Nagari Air Haji Tengah, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, berlangsung meriah, Sabtu (4/7) kemarin.
Kegiatan adat yang digelar di kawasan Tanjung Medan itu dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari ninik mamak, tokoh adat, tokoh agama, Bundo Kanduang, tokoh pemuda hingga masyarakat umum.
Hadir pula perwakilan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat, LKAAM Kabupaten Pesisir Selatan, LKAAM Kecamatan Linggo Sari Baganti, serta Kerapatan Adat Nagari (KAN).
Berdasarkan pantauan di lokasi, jumlah tamu undangan dan masyarakat yang menghadiri acara diperkirakan mencapai hampir 500 orang.
Rangkaian prosesi adat diawali dari Tanjung Medan, kemudian arak-arakan mengelilingi Nagari Air Haji sebelum kembali ke lokasi acara.
Ketua LKAAM Kabupaten Pesisir Selatan, Syafrizal Ucok Datuak Nan Batuah, mengatakan kehadiran jajaran LKAAM merupakan bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Batagak Pangulu Suku Kampai Kaum Datuak Rajo Mangkuto.
Menurutnya, pemangku gelar yang baru diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
"Kami berharap datuak yang baru dilewakan dapat bersikap jujur, adil dan bijaksana dalam menjalankan amanah yang diberikan oleh kaum," ujarnya.
Sementara itu, Datuak Rajo Mangkuto yang baru dilewakan mengajak seluruh anggota kaum dan anak kemenakan untuk tetap menjaga persatuan serta melestarikan adat istiadat yang diwariskan para leluhur.
Ia juga mengingatkan agar setiap persoalan yang muncul dapat diselesaikan melalui musyawarah dan mufakat.
"Jangan mudah diadu domba oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Mari kita jaga persatuan dan kebersamaan dalam kaum," katanya.
Pada kesempatan yang sama, tokoh masyarakat yang hadir, Irman Sasrianto, mengatakan gelar Datuak Rajo Mangkuto diwariskan berdasarkan ranji dan silsilah keturunan sesuai ketentuan adat yang berlaku.
Irman yang juga anggota DPRD Kota Pekanbaru menegaskan gelar tersebut tidak dapat diberikan kepada sembarang orang karena harus mengikuti alur dan ketentuan adat.
Ketua panitia penyelenggara, Deltasman, menyebut seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara tersebut serta memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan kegiatan.
"Alhamdulillah kegiatan berlangsung lancar. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung acara ini," tuturnya.
Penulis: dr. H. Misri Hasanto Editor: A.Cakra |



