![]() |
| Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat di kepung wartawan di loby Gedung BEI, Jakarta, Jumat (2/1) kemarin. (Foto: Ist). |
Jakarta, Bugissulsel.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka awal tahun 2026 dengan optimisme terhadap kinerja pasar modal Indonesia.
Hal itu disampaikan Purbaya saat menghadiri Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2026 yang digelar di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (2/1) kemarin.
Purbaya menilai pasar modal memiliki peran penting dalam menopang perekonomian nasional, terutama sebagai sumber pembiayaan jangka panjang bagi pembangunan.
Menurutnya, penguatan pasar modal menjadi salah satu kunci untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global.
Dalam keterangannya yang disampaikan melalui akun Instagram resmi @menkeuri, Purbaya menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam membangun pasar modal yang kuat dan berdaya saing.
“Dengan sinergi seluruh stakeholder, pasar modal diharapkan tumbuh semakin kuat dan berdaya saing,” kata Purbaya, seperti dilansir dari laman Kemenkeu.go.id, Sabtu (3/1).
Ia berharap, pasar modal Indonesia ke depan tidak hanya tumbuh dari sisi nilai transaksi, tetapi juga semakin inklusif dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, termasuk investor ritel.
Kehadiran Purbaya dalam pembukaan perdagangan BEI tersebut sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas sektor keuangan.
Acara ini turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, seperti Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu, serta Direktur Utama BEI Iman Rachman.
Pembukaan Perdagangan BEI Tahun 2026 menjadi momentum awal bagi Purbaya untuk mendorong pasar modal agar semakin berkontribusi dalam memperkuat perekonomian nasional sepanjang tahun ini.
Penulis: A.Cakra
Sumber: Kemenkeu.go.id


