Pekanbaru, Bugissulsel.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Kota Pekanbaru menyatakan kesiapan penuh untuk menyukseskan agenda besar bertajuk “Baralek Gadang Rang Minang” Riau yang akan digelar setelah Idul Fitri 1447 Hijriah.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan anggota dan pengurus DPD IKM Kota Pekanbaru yang berlangsung di Sekretariat IKM Kota Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman Ujung No. 12, Sudirman Business Park, Pekanbaru, Sabtu (7/3).
Ketua DPD IKM Kota Pekanbaru, Irman Sasrianto, dalam sambutannya menegaskan bahwa seluruh jajaran pengurus dan anggota siap terlibat aktif dalam rangkaian kegiatan “Baralek Gadang Rang Minang” Riau yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 11 April 2026 di GOR Gelanggang Remaja, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.
“Seluruh anggota dan pengurus DPD IKM Kota Pekanbaru menyatakan kesiapan untuk berpartisipasi dan mendukung penuh seluruh rangkaian kegiatan Baralek Gadang Rang Minang Riau,” ujar Irman.
Pertemuan tersebut juga dihadiri Pembina DPW IKM Riau sekaligus Ketua Panitia Pengukuhan, Jhon Satri, yang memberikan arahan serta penjelasan teknis terkait pelaksanaan kegiatan.
Menurut Jhon, kegiatan “Baralek Gadang Rang Minang” tidak hanya menjadi momentum pengukuhan pengurus DPD IKM kabupaten/kota dan Bundo Kanduang, tetapi juga dirangkaikan dengan Halal Bihalal 1447 H, pasar murah sembako, bazar kuliner UMKM, penampilan paduan suara, hingga malam kesenian.
Salah satu tokoh Bundo Kanduang, Yenni Umar (Cik Gu), menyampaikan bahwa kaum ibu juga turut mengambil peran dalam memeriahkan kegiatan tersebut.
“Kami dari Bundo Kanduang siap berpartisipasi dalam berbagai kegiatan, mulai dari pengukuhan, halal bihalal, hingga bazar kuliner dan malam kesenian. Bahkan ibu-ibu sudah mulai latihan paduan suara untuk penampilan nanti,” ujarnya.
Jhon Satri juga mengajak seluruh organisasi Ikatan Keluarga Daerah (IKA-IKA) asal Sumatera Barat yang ada di Riau untuk menampilkan kuliner serta kesenian khas daerah masing-masing.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ajang mempererat kebersamaan dan memperkuat solidaritas masyarakat Minangkabau di Provinsi Riau.
“Setiap IKA-IKA diharapkan menampilkan kuliner dan kesenian khas daerahnya, sehingga semangat kebersamaan dalam keluarga besar IKM Riau benar-benar terasa,” katanya.
Antusiasme terhadap kegiatan ini terlihat dari tingginya partisipasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Hingga saat ini tercatat lebih dari 50 kelompok UMKM telah mendaftar untuk mengikuti bazar kuliner dengan berbagai produk, baik makanan basah maupun kering.
Selain itu, minat masyarakat terhadap program pasar murah sembako juga cukup tinggi.
Panitia mencatat lebih dari 1.000 voucher sembako telah dipesan, sebagian besar oleh DPD IKM dari berbagai kabupaten dan kota di Riau.
Meski demikian, panitia belum menetapkan harga pasti untuk setiap paket sembako karena harga kebutuhan pokok di pasaran masih relatif tinggi.
“Harga paket sembako memang belum ditentukan karena kondisi harga masih fluktuatif. Namun yang pasti, harga yang kami tawarkan nanti akan lebih murah dibandingkan harga pasar,” jelas Jhon Satri.
Penulis: Dr H Misri Hasanto,SH.,M.Kes Editor: A.Cakra |


