Bugissulsel

akurat dan terpercaya

  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates


    LAKAM Pesisir Selatan Fasilitasi Investasi di Sejumlah Sektor Strategis

    Bugissulsel.id
    18 Juli 2026, 11.01 WIB Last Updated 2026-07-18T03:05:08Z


    Painan, Bugissulsel.id – Lembaga Advokasi Kebudayaan dan Adat Minangkabau (LAKAM) DPD Pesisir Selatan (Pessel) memfasilitasi investor nasional dan multinasional untuk mendukung program pembangunan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan di berbagai sektor usaha.

    Langkah tersebut dibahas dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Bupati Pesisir Selatan, Painan, Jumat (17/7) kemarin.

    Pertemuan dihadiri Asisten II Setda Pessel Hadi Susilo, Kabag Ekonomi Setda Dailipal, Ketua LAKAM DPD Pessel dr. H Misri Hasanto, Ikhlas Razuki, serta Yan Akhiar selaku notaris.

    Rapat dipimpin oleh Asisten II Setda Pessel Hadi Susilo. Dalam kesempatan itu, Ketua LAKAM DPD Pessel Misri Hasanto memaparkan sejumlah potensi daerah yang dinilai layak dikelola dan dikembangkan bersama investor.

    Beberapa sektor yang ditawarkan meliputi program studentpreneur dan society preneur, pengelolaan sabut kelapa untuk kebutuhan ekspor ke India, sektor peternakan, pertanian, perikanan dan kelautan, pariwisata terpadu, hingga pengembangan perumahan untuk mendukung program nasional pembangunan tiga juta rumah.

    Misri Hasanto menjelaskan, saat ini LAKAM DPD Pessel telah menjalin kerja sama dengan The Wijaya Institut dan PT Wijaya Riset Institusi guna menghadirkan investor nasional maupun multinasional ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Pesisir Selatan.

    Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menyambut baik inisiatif tersebut.

    Asisten II Setda Pessel Hadi Susilo mengapresiasi upaya LAKAM yang telah membantu membuka peluang investasi bagi daerah.

    “Kami siap memberikan data dan informasi terkait berbagai potensi daerah yang dapat dikelola investor. Pada pertemuan berikutnya kami berharap pihak investor dapat mempresentasikan rencana investasinya yang akan dihadiri SKPD terkait,” ujar Hadi Susilo.

    Sementara itu, Guru Besar Entrepreneur UIN Raden Fatah Palembang, Prof Dr HR Wijaya, menyatakan kesiapannya untuk menanamkan investasi di Kabupaten Pesisir Selatan.

    Menurutnya, peluang investasi terbuka di berbagai sektor usaha, termasuk kemungkinan kerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pessel.

    Prof Wijaya diketahui merupakan penasihat LAKAM DPD Pessel sekaligus pemilik PT Grand Wijaya Persada yang telah memiliki investasi di sejumlah negara seperti Vietnam, Brunei Darussalam, Malaysia, Taiwan, dan Indonesia.

    Di dalam negeri, perusahaan tersebut juga telah berinvestasi di berbagai kabupaten dan kota dengan beragam bidang usaha.

    Prof Wijaya mengaku siap kembali ke Pesisir Selatan untuk mempresentasikan rencana investasi yang sesuai dengan potensi daerah.

    Ia menegaskan bahwa setiap investasi yang dilakukan akan melibatkan dan memberdayakan masyarakat setempat.

    “Salah satu potensi yang bisa dikembangkan adalah budidaya lobster dengan konsep pariwisata terpadu, karena kawasan pesisir pantainya sangat mendukung,” ujarnya.

    Dukungan terhadap rencana tersebut juga disampaikan Sekretaris Daerah Pesisir Selatan, Zainal Arifin.

    Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan siap memfasilitasi kebutuhan investor yang ingin berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi ekonomi setempat.

    “Saya minta hasil pertemuan ini harus ditindaklanjuti dalam program yang nyata,” kata Zainal Arifin kepada Bugissulsel saat dihubungi melalui telepon seluler.




    Penulis: dr. H. Misri Hasanto 
    Editor: A.Cakra
    Komentar

    Tampilkan

    • LAKAM Pesisir Selatan Fasilitasi Investasi di Sejumlah Sektor Strategis
    • 0

    menu atas