Bugissulsel

akurat dan terpercaya

  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates


    Tak Wajib Maju Pilgub, IAS Dapat Misi Khusus dari Bahlil

    Bugissulsel.id
    19 Juli 2026, 22.45 WIB Last Updated 2026-07-19T14:47:33Z

    Bahlil Lahadalia saat konferensi pers usai membuka Musda Xl Golkar Sulsel. (Foto: BSS/A.Cakra).
    Makassar, Bugissulsel.id – Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia belum menentukan arah politik Ilham Arief Sirajuddin (IAS) untuk kontestasi mendatang, termasuk kemungkinan maju pada Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan.

    Menurut Bahlil, yang terpenting saat ini adalah membangun kekuatan Partai Golkar di Sulsel melalui konsolidasi internal dan persiapan menghadapi Pemilu Legislatif.

    Pernyataan itu disampaikan Bahlil saat konferensi pers usai membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar Sulsel di Hotel Claro, Makassar, Sabtu (18/7) kemarin.

    Dalam Musda tersebut, IAS menjadi satu-satunya kandidat yang maju sebagai calon Ketua DPD I Golkar Sulsel setelah Munafri Arifuddin (APPI) batal mendaftarkan diri.

    Bahlil menegaskan, DPP Golkar belm membahas posisi politik yang akan ditempati IAS pada masa mendatang.

    "Bahwa nanti hasilnya, kita akan mengecek Pak Ilham cocoknya dimana. Apakah DPR RI atau gubernur atau lebih dari itu, wallahualam," kata Bahlil.

    Dia menilai perjalanan politik masih sangat dinamis sehingga berbagai kemungkinan tetap terbuka.

    "Politik itu tidak ada yang tahu , yang penting kita kerja baik aja dulu untuk melakukan yang terbaik untuk kepentingan Golkar ke depan," sambungnya.

    Meski memberikan keleluasaan kepada IAS , Bahlil tetap memberikan target yang harus dicapai oleh kepengurusan Golkar Sulsel ke depan.

    Target tersebut berkaitan degan peningkatan jumlah kursi Golkar di tingkat DPR RI , DPRD Provinsi Sulsel, hingga DPRD kabupaten dan kota.

    Menurutnya, capaian itu penting mengingat Golkar tidak lagi memegang kursi Ketua DPRD Sulsel seperti periode sebelumnya.

    "Satu aja yang saya tekankan, kursi harus naik. Jadi perintah DPP kepada calon Ketua DPD Golkar yang belum disahkan menjadi ketua, itu adalah kursi partai harus naik. Baik DPR RI, DPRD Provinsi dan kabupaten/kota," jelas Bahlil.




    Editor: A.Cakra
    Komentar

    Tampilkan

    • Tak Wajib Maju Pilgub, IAS Dapat Misi Khusus dari Bahlil
    • 0

    menu atas