Bugissulsel

akurat dan terpercaya

  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates


    Dipicu Sengketa Air Irigasi, Duel Parang Antar Petani di Soppeng Berakhir Tragis

    Bugissulsel.id
    15 Juli 2026, 14.06 WIB Last Updated 2026-07-15T10:03:00Z

    Korban duel antar petani di Launga, Kelurahan Appanang, Kecamatan Liliriaja. (Foto: Ist).
    Soppeng, Bugissulsel.id – Perkelahian berdarah terjadi di area persawahan Kampung Tobone, Kelurahan Appanang, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.

    Seorang petani bernama Alimuddin (68) meninggal dunia dalam kejadian tersebut.

    Peristiwa itu terjadi pada Rabu (15/7) sekitar pukul 07.30 Wita.

    Korban merupakan warga Launga, Kelurahan Appanang, Kecamatan Liliriaja.

    Sementara lawannya bernama Safar (48), yang juga berprofesi sebagai petani dan berdomisili di Kelurahan Appanang.

    Kasat Reskrim Polres Soppeng, AKP Dodie Ramaputra, membenarkan adanya kejadian tersebut.

    "Benar telah terjadi dugaan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia," kata AKP Dodie kepada Bugissulsel, Rabu.

    Dari hasil penyelidikan awal, insiden itu diduga dipicu persoalan aliran air irigasi persawahan.

    Permasalahan tersebut kemudian memicu perselisihan antara korban dan terduga pelaku.

    Cekcok yang terjadi di lokasi berujung perkelahian menggunakan senjata tajam.

    Akibatnya, Alimuddin mengalami luka tusuk pada bagian dada.

    Korban dinyatakan meninggal dunia.

    Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian.

    Terduga pelaku Safar kini telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

    Penyidik juga menyita dua bilah parang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

    "Berdasarkan keterangan awal, kejadian diduga dipicu persoalan aliran air irigasi persawahan yang kemudian berujung perselisihan dan perkelahian menggunakan senjata tajam. Korban mengalami luka tusuk pada bagian dada dan meninggal dunia," ujar Dodie.

    Saat ini, polisi masih mendalami rangkaian peristiwa dan motif pasti di balik kejadian tersebut.

    "Saat ini kami masih mendalami secara utuh rangkaian kejadian dan motifnya. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan sesuai hasil proses penyidikan," tutupnya.





    Penulis: A.Cakra
    Komentar

    Tampilkan

    • Dipicu Sengketa Air Irigasi, Duel Parang Antar Petani di Soppeng Berakhir Tragis
    • 0

    menu atas