Bugissulsel

akurat dan terpercaya

  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates



    Polda Sulsel Maksimalkan Pencarian Pesawat ART Yogya-Makassar

    Andi Cakra
    18 Januari 2026, 15.37 WIB Last Updated 2026-01-18T07:41:01Z

    Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro saat konferensi pers di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. (Foto: Ist).
    Makassar, Bugissulsel.id Polda Sulsel memaksimalkan upaya pencarian pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport rute Yogyakarta-Makassar yang dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (17/1) sekitar pukul 13.17 Wita.

    Informasi awal hilangnya kontak pesawat bernomor registrasi PK-THT tersebut diterima dari General Manager AirNav Makassar.

    Berdasarkan data sementara Polda Sulsel, pesawat diduga berada di wilayah perbatasan Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkep, Sulsel, saat komunikasi terputus.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, Polda Sulsel langsung mengerahkan personel Polres Maros dan Polres Pangkep yang diperkuat unsur TNI, Basarnas, BPBD, Brimob Polda Sulsel, Dit Samapta Polda Sulsel, Paskhas TNI AU, serta potensi SAR lainnya untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan.

    Selain itu, Polda Sulsel juga menurunkan personel SAR dari satuan Brimob dan Samapta guna memperkuat tim gabungan di lapangan. 

    Pencarian difokuskan pada sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi terakhir kontak pesawat, terutama di wilayah pegunungan yang sulit dijangkau.

    Berdasarkan manifes terbaru dari pihak maskapai, pesawat tersebut mengangkut 10 orang yang terdiri atas tujuh kru dan tiga penumpang. 

    Perubahan manifes terjadi akibat adanya pergantian kru sebelum keberangkatan pesawat dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.

    Hingga Sabtu malam, tim gabungan belum menemukan keberadaan pesawat. Proses pencarian terkendala cuaca berkabut, hujan gerimis, serta kondisi medan pegunungan yang terjal. 

    Atas pertimbangan keselamatan personel, operasi pencarian sementara dihentikan dan dilanjutkan kembali pada Minggu (18/1) pagi.

    Untuk memperkuat koordinasi lintas instansi, Posko Induk gabungan Basarnas dan TNI-Polri dipindahkan ke Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep. 

    Selain itu, posko pendukung juga didirikan di Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros. Pencarian difokuskan pada dua jalur utama, yakni wilayah Balocci, Pangkep dan Desa Rompegading, Kecamatan Cenrana, Maros.

    Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan sejak awal pihaknya telah berkoordinasi dengan Basarnas, TNI, dan seluruh unsur terkait guna memastikan operasi pencarian berjalan secara terpadu.

    “Kami telah mengambil langkah-langkah strategis, termasuk pembentukan posko dan penguatan personel di lapangan untuk mendukung operasi pencarian,” kata Djuhandhani saat konferensi pers di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Minggu (18/1).

    Ia menambahkan RS Bhayangkara Makassar telah ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan untuk pemeriksaan antemortem. Rumah sakit tersebut didukung tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri yang telah disiagakan.

    “Kami memastikan akan terus mengerahkan kemampuan terbaik dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memaksimalkan proses pencarian, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel serta memperhatikan perkembangan cuaca dan kondisi medan,” pungkas Djuhandhani.

    Editor: A.Cakra
    Komentar

    Tampilkan

    • Polda Sulsel Maksimalkan Pencarian Pesawat ART Yogya-Makassar
    • 0

    menu atas